Situbondo – Di tengah hiruk pikuk perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Desa Pokaan menghadirkan warna berbeda dalam memaknai semangat perjuangan. Bukan hanya melalui kemeriahan perlombaan rakyat, tetapi juga lewat sebuah kompetisi yang menguji kecerdasan, ketenangan, dan strategi: lomba catur open lintas kabupaten.
Kegiatan yang digagas Pemerintah Desa Pokaan bersama Karang Taruna dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sehati tersebut menjadi salah satu rangkaian acara unggulan dalam menyambut momentum bersejarah bangsa Indonesia.
Digelar pada Jumat malam Sabtu 7/8/2026, arena pertandingan catur berubah menjadi ruang pertemuan para pecinta olahraga berpikir dari berbagai daerah. Peserta datang dari tiga wilayah, yakni Kabupaten Situbondo, Bondowoso, dan Jember, membawa semangat kompetisi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpecatur.
Suasana pertandingan berlangsung penuh konsentrasi. Setiap bidak yang digerakkan bukan sekadar langkah permainan, melainkan representasi strategi, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan. Para peserta saling beradu kecerdasan dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan tidak selalu harus dimaknai melalui acara hiburan semata. Melalui olahraga catur, masyarakat diajak melihat bahwa kreativitas, kecerdasan, dan prestasi juga menjadi bagian dari semangat membangun bangsa.
Panitia kegiatan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, masyarakat, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga lomba catur open ini dapat berjalan dengan baik. Partisipasi dan kebersamaan seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini,” ujar panitia.
Ucapan penghargaan khusus juga diberikan kepada Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) yang turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan lomba. Peran PERCASI dinilai sangat membantu dalam menjaga kualitas pertandingan serta memberikan arahan teknis agar kompetisi berjalan secara profesional.

Kolaborasi antara pemerintah desa, organisasi kepemudaan, kelompok informasi masyarakat, dan organisasi olahraga tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menciptakan ruang kreativitas dan pengembangan potensi masyarakat.
Kepala Desa Pokaan bersama Karang Taruna dan KIM Sehati berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda positif yang terus berkembang setiap tahun. Selain sebagai hiburan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial serta membuka peluang munculnya bibit-bibit atlet catur berbakat dari daerah.
“Semangat kemerdekaan harus terus hidup melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Perlombaan seperti ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi membangun kebersamaan dan mempererat persaudaraan,” ungkapnya.
Lomba catur open Desa Pokaan juga menunjukkan bahwa desa memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem kegiatan yang berkualitas. Ketika masyarakat diberi ruang untuk berkreasi, potensi lokal dapat tumbuh dan menjadi kebanggaan bersama.

Dari sebuah papan catur sederhana, lahir pesan besar tentang kehidupan: setiap langkah membutuhkan strategi, setiap keputusan membutuhkan pertimbangan, dan setiap kemenangan harus diraih dengan sportivitas.
Melalui semarak HUT RI ke-81, Desa Pokaan berhasil menghadirkan lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan terus bergerak melalui kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PERCASI, Karang Taruna, KIM Sehati, serta seluruh warga, Desa Pokaan membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mengangkat potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.












