Ribuan Warga Situbondo Demo Kasdagate: Catatan Sejarah Melawan Lupa

Redaksi

Situbondo – Gelombang massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Uang Negara (AMPUN) memenuhi Pendopo Kabupaten Situbondo pada 21 Mei 2007. Mereka menuntut kejelasan terkait raibnya kas daerah (Kasdagate) yang menyeret nama Bupati Ismunarso.

Aksi massa sempat memanas ketika para demonstran mendesak bertemu langsung dengan bupati. Salah seorang petugas Satpol PP pengamanan pendopo, Soetardjo, akhirnya diseret ke tengah kerumunan. Di hadapan massa, ia menegaskan bahwa Bupati Ismunarso memang tidak berada di pendopo saat itu.

“Kami petugas jaga hanya ingin menyampaikan Bupati Ismunarso saat ini benar-benar tidak ada di pendopo,” ujar Soetardjo di tengah kerumunan AMPUN.

Tidak puas dengan jawaban tersebut, massa melanjutkan aksinya ke Kantor Pemkab Situbondo. Jalanan dipadati ribuan orang yang menuntut transparansi dan pertanggungjawaban atas hilangnya kas daerah.

Peristiwa ini menjadi catatan penting dalam sejarah perlawanan masyarakat Situbondo terhadap praktik korupsi. Lebih dari sekadar demonstrasi, aksi AMPUN 2007 menjadi bukti bahwa suara rakyat tidak bisa dibungkam, dan tuntutan akan keadilan tetap hidup.

Melawan lupa, Kasdagate 2007 adalah pengingat: keberanian warga untuk menuntut keadilan adalah bagian dari sejarah yang tak boleh dilupakan.

Referensi: Detiknews, 21 Mei 2007, “Ribuan Orang Demo Raibnya Kas Daerah Situbondo”.

Baca Juga:
KTP Ajaib di Negeri Sirih-Bondo: Saat Gelar Dokter Bisa Dicetak Seperti Label Mie Instan
Penulis: Azis Chemoth