SITUBONDO – Di balik setiap dinding sekolah yang berdiri kokoh, ada harapan besar tentang masa depan. Begitu pula yang kini sedang tumbuh di SLB Negeri Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Program revitalisasi infrastruktur yang tengah berjalan bukan hanya menghadirkan perubahan fisik bangunan, tetapi menjadi simbol komitmen menghadirkan ruang pendidikan yang lebih layak, aman, dan bermartabat bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Memasuki Agustus 2026, wajah baru SLB Negeri Demung mulai terlihat. Sejumlah bagian bangunan yang menjadi sasaran revitalisasi mengalami perubahan signifikan. Proses pembangunan yang berjalan progresif tersebut kini telah memasuki fase akhir dan diproyeksikan selesai sesuai target waktu pelaksanaan.
Program strategis ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan luar biasa di Kabupaten Situbondo. Revitalisasi tersebut didukung melalui bantuan pemerintah tahun anggaran 2026 dengan total alokasi dana sebesar Rp972.805.000.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan melalui mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SLB Negeri Demung dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender. Sistem ini memberikan ruang bagi pihak sekolah untuk terlibat langsung dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan nyata satuan pendidikan.

Keterlibatan P2SP menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kualitas pembangunan. Mulai dari proses perencanaan, pengawasan, hingga pelaksanaan di lapangan dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pemanfaatan anggaran.
Berdasarkan perkembangan pekerjaan pada Senin, 10 Agustus 2026, progres fisik revitalisasi diperkirakan telah mencapai 75 hingga 80 persen. Hingga saat ini, seluruh tahapan pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Konsistensi kerja panitia pembangunan, dukungan tenaga pelaksana, serta partisipasi seluruh keluarga besar SLB Negeri Demung menjadi faktor utama percepatan penyelesaian proyek tersebut.
Lebih dari sekadar pembangunan gedung, revitalisasi ini membawa pesan besar tentang kesetaraan kesempatan dalam dunia pendidikan. Anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, percaya diri, dan ruang untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
Dengan fasilitas yang semakin representatif, SLB Negeri Demung diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran, baik dalam bidang akademik maupun keterampilan non-akademik. Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting agar para guru dapat memberikan pelayanan pendidikan yang semakin maksimal.

Kepala SLB Negeri Demung, Umi Waroka, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya program revitalisasi tersebut. Menurutnya, perubahan fasilitas sekolah menjadi energi baru bagi seluruh keluarga besar SLB Negeri Demung untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah serta seluruh pihak yang telah mempercayakan dan mengawal dana bantuan revitalisasi ini. Progres yang berjalan lancar hingga mencapai kisaran 75-80 persen merupakan hasil kerja keras bersama panitia P2SP dan dukungan seluruh keluarga besar SLB Negeri Demung,” ujar Umi Waroka.
Ia menegaskan bahwa hadirnya fasilitas baru nantinya akan menjadi modal penting bagi sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih optimal.
“Dengan fasilitas yang jauh lebih representatif dan ramah anak nanti, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi anak-anak istimewa kami, demi masa depan mereka yang lebih mandiri dan gemilang,” tambahnya.

Saat ini, P2SP SLB Negeri Demung terus memaksimalkan tahap penyelesaian akhir atau finishing. Setiap detail pekerjaan menjadi perhatian agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan seluruh warga sekolah.
Revitalisasi SLB Negeri Demung menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan tidak selalu diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dalam membuka peluang bagi generasi penerus bangsa.
Ketika pintu sekolah kembali terbuka dengan wajah baru, yang dibangun bukan hanya ruang kelas, melainkan ruang mimpi. Sebuah tempat di mana anak-anak istimewa Situbondo mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih masa depan.
SLB Negeri Demung sedang membangun lebih dari sekadar infrastruktur. Sekolah ini sedang membangun harapan.












