Presiden RI Ambil Alih Aturan Ekspor Benih Bening Lobster, Khalilur Sahlawiy Siap Menata Hegemoni Pasar

Redaksi

Pewarta: Azis Chemoth|Saromben.com

Situbondo – 3 September 2025 – Setelah sembilan belas bulan berjuang mengekspor Benih Bening Lobster (BBL) dari Indonesia ke Vietnam, pengusaha HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy mengaku lega atas keputusan Presiden Republik Indonesia untuk memberhentikan sementara ekspor BBL dan mengambil alih kewenangan pengaturan melalui Peraturan Presiden (Perpres).

Menurut Khalilur, selama ini industri ekspor BBL menghadapi sejumlah hambatan birokrasi dan praktik yang tidak transparan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Aturan yang dibuat tidak dipatuhi, semuanya dibuat gelap,” ujar Khalilur dalam keterangannya, menyinggung dugaan praktik mafia lobster.

Dengan keputusan Presiden, kewenangan pengaturan ekspor BBL akan melibatkan lintas kementerian dan lembaga negara, termasuk Kemenkeu, Kemenlu, BPK, KPK, POLRI, TNI, Kejaksaan Agung, KKP, dan kemungkinan Kemenhan. Khalilur menilai langkah ini memberikan kepastian dan aturan main yang adil bagi para pelaku usaha.

Dalam waktu dekat, 17 tim dari Bandar Laut Dunia Grup akan bergerak ke salah satu provinsi untuk:

1. Membuka kantor cabang di provinsi dan kabupaten.

2. Mendirikan sembilan gudang penampungan dan pembelian BBL.

3. Membentuk 200 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan ribuan nelayan untuk menyiapkan ratusan kapal dan alat tangkap BBL secara bertahap.

Selain fokus pada ekspor BBL, Khalilur juga menyiapkan pengembangan usaha akuakultur di Gugusan Teluk Kangean, serta menata kembali berbagai lini usaha lainnya, termasuk tambang, pabrik rokok, pabrik beras, perkebunan tembakau, pabrik air mineral, dan perdagangan hasil pertanian dan perikanan budidaya.

Khalilur menegaskan, rencana besar ini diberi nama “AKUR AMAT KAU PEDRAS”, yang mencakup:
Akuakultur & Rokok
Air Mineral & Tambang
Kebun & Tembakau
Pertanian, Perdagangan & Beras

Baca Juga:
Karnaval HUT RI ke-80: Bergerak dari Desa untuk Indonesia Raya

“Kerja jujur dan idealis saya kini memperoleh pendukung utama, yakni Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI Purn. Prabowo Subianto. Saatnya bekerja maksimal untuk Indonesia,” kata Khalilur.

Khalilur menutup pernyataannya dengan ajakan: “Mari bersama cintai Indonesia. Mari bersama bangun jaya Indonesia. Salam Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”