Surabaya, 16 Januari 2026 – Bandar Indonesia Grup (BIG) siap memenuhi kebutuhan kapur bagi industri smelter nikel di seluruh Indonesia dengan menyediakan bahan baku berkualitas tinggi dari tambang-tambang yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dengan total 44 smelter nikel yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun 2025, kebutuhan akan kapur sebagai bahan campuran utama produksi nikel menjadi sangat penting. Tanpa kapur, proses produksi nikel tidak dapat berjalan.
Sebaran Smelter Nikel di Indonesia
Pada tahun 2025, Indonesia akan memiliki 44 smelter nikel yang tersebar di beberapa provinsi sebagai berikut:
Maluku Utara: 18 Smelter
Sulawesi Tengah: 17 Smelter
Sulawesi Selatan: 1 Smelter
Sulawesi Tenggara: 3 Smelter
Kapur: Bahan Penting dalam Produksi Nikel
Kapur berfungsi sebagai bahan campuran utama dalam produksi nikel, yang digunakan untuk proses pemurnian dan pemisahan unsur-unsur nikel dari bijihnya. Tanpa kapur, proses ini tidak akan dapat berjalan dengan efektif, sehingga pentingnya keberadaan pasokan kapur tidak dapat dipandang sebelah mata.
Kebutuhan Kapur yang Terus Meningkat
Seiring dengan perkembangan industri smelter nikel, kebutuhan akan kapur akan terus meningkat. Smelter-smelter yang tersebar di berbagai daerah ini membutuhkan pasokan kapur yang stabil dan berkelanjutan untuk memastikan proses produksi nikel berjalan lancar.
BIG Menjadi Pemain Utama dalam Pasokan Kapur
Dengan total 275 tambang kapur yang dimilikinya, Bandar Indonesia Grup (BIG) memiliki kapasitas besar untuk memenuhi permintaan ini. Tambang-tambang yang dimiliki BIG tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang merupakan wilayah dengan potensi tambang kapur yang melimpah.

Lokasi Tambang BIG yang Strategis
Salah satu lokasi tambang andalan BIG terletak di Sumenep, Jawa Timur, yang berada tepat di tepi laut. Keberadaan tambang di tepi laut ini memberikan keunggulan logistik, karena memudahkan proses pengiriman kapur ke berbagai smelter nikel di seluruh Indonesia melalui jalur pelayaran.
Keunggulan Geografis dan Infrastruktur
Lokasi tambang yang berada di tepi laut tidak hanya memberikan kemudahan dalam hal pengiriman, tetapi juga meminimalkan biaya transportasi. Dengan infrastruktur yang mendukung, BIG dapat mengirimkan kapur dalam jumlah besar dengan lebih efisien ke seluruh Indonesia.
Menyediakan Pasokan Kapur untuk Smelter Nikel
BIG siap menjadi suplier utama kapur bagi smelter nikel di Indonesia. Dengan kapasitas produksi yang besar dan distribusi yang efisien, BIG memiliki potensi untuk memenuhi seluruh kebutuhan kapur di 44 smelter yang ada. Hal ini menjadi sangat penting untuk mendukung kelancaran produksi nikel di tanah air.
Komitmen BIG dalam Mendorong Pertumbuhan Industri Nikel
Founder dan Owner Bandar Indonesia Grup, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, menegaskan komitmennya untuk mendukung industri smelter nikel di Indonesia. “Kami siap untuk menyuplai kapur berkualitas tinggi kepada seluruh smelter nikel di Indonesia, sehingga sektor industri ini dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia,” ujar HRM. Khalilur.
Dampak Ekonomi dan Sosial dari Pasokan Kapur
Dengan pasokan kapur yang stabil dan berkualitas, industri smelter nikel dapat terus berkembang, yang pada gilirannya akan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, keberadaan tambang kapur juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya di daerah-daerah penghasil kapur.

Menyokong Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam setiap langkah bisnisnya, BIG berkomitmen untuk mendukung prinsip keadilan sosial. Dengan menyediakan bahan baku yang dibutuhkan untuk industri smelter nikel, BIG berharap dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih merata dan adil bagi seluruh rakyat.
Mengoptimalkan Potensi Alam Indonesia
Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa, termasuk cadangan kapur yang melimpah. BIG, dengan visinya untuk mengoptimalkan potensi tersebut, siap menjadi pemain kunci dalam memastikan bahwa sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan bersama.
Meningkatkan Kemandirian Industri Nikel Indonesia
Dengan adanya suplai kapur yang cukup dan efisien, Indonesia dapat meningkatkan kemandirian dalam produksi nikel. Hal ini juga akan mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku dan meningkatkan daya saing industri nikel Indonesia di pasar global.
Salam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy
Founder & Owner | Bandar Indonesia Grup (BIG)













