Ragam  

Menjelajah Jejak Cabang Restoran Simpang Raya di Seluruh Indonesia

Saromben
restoran Simpang Raya
Restoran Simpang Raya

Restoran Simpang Raya adalah ikon kuliner Minang (Padang) yang telah mengepak sayapnya ke banyak kota di Indonesia. Dengan jaringan yang tersebar di pulau Jawa, Banten, Kalimantan, dan lainnya, Simpang Raya bukan hanya sekadar rumah makan lokal — melainkan bagian dari warisan dan bisnis kuliner yang terus tumbuh. Dalam artikel ini, kita akan menelusuri sejumlah cabang restoran Simpang Raya di berbagai wilayah, sekaligus memahami sejarah dan nilai khas yang dibawa setiap restoran.

Sejarah Singkat dan Filosofi Restoran

Simpang Raya lahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, pada 5 Juli 1969, oleh H. Safar St. Mangkuto, H. Mohamad M. Noor Dt. Maharajo, dan rekan-rekannya. 
Seiring berjalannya waktu, pengembangan dilakukan ke Pulau Jawa sejak tahun 1976, dimulai di Cipanas, Puncak, sebagai bentuk ekspansi strategis.

Hingga kini, jaringan Simpang Raya telah tumbuh menjadi lebih dari 50 cabang, mencakup sejumlah provinsi penting di Indonesia.

Visi Simpang Raya adalah menjadi restoran Padang terbaik di Indonesia, dengan menjaga mutu makanan khas Minang, kebersihan, keamanan pangan, serta pelayanan yang profesional.

Menu Khas yang Membuat Setiap Cabang Menarik

Menu Simpang Raya sangat kaya dengan hidangan tradisional Minang yang populer. Di antaranya: Ayam Pop yang lembut, Rendang daging dengan rempah khas, Ayam Panas yang gurih, Udang Lado pedas, Ikan Bilis, Ayam Bakar, Gulai Kepala Kakap, Sayur Pepaya, dan masih banyak lagi.

Minuman di restoran ini juga bervariasi: jus sirsak, jus alpukat, jus kopyor, Es Jeruk segar, Teh Telur khas Padang, hingga es buah seperti Es Campur dan Es Teler. 
Kombinasi menu otentik dan suasana hangat membuat Simpang Raya menjadi destinasi favorit untuk makan bersama keluarga, teman, atau rekan kerja.

Baca Juga:
Launching Komunitas “CAB Ciayo Aseek Bohay” di Desa Karangsari Lumajang

Profil Beberapa Cabang Utama Simpang Raya di Indonesia

Berdasarkan data dari situs resmi, berikut ini beberapa cabang Simpang Raya yang dapat ditemukan di berbagai wilayah:

Banten

  • BSD City, Tangerang Selatan
    Alamat: Jl. Puspita Niaga Blok 402, BSD City. Telepon: 0812-9275-1279.

  • Cilegon
    Jl. Ahmad Yani No. 21, Kali Bengkok – Sukma. Telepon: (0254) 396 488.

  • Raya Merak & Lintas Tol Merak
    Ada cabang di Jl. Raya Merak biasa dan di rest area Lintas Tol Merak (Cikuasa Atas). Telepon masing-masing (0254) 574 680 dan (0254) 573 272.

  • Serang (Ahmad Yani)
    Alamat: Jl. A. Yani, Serang. Telepon: (0254) 204 447.

  • Rest Area Tol Jakarta–Tangerang
    Cabang di KM 13 dan KM 14 rest area tol.

Jakarta

  • Daan Mogot (Jakarta Barat) — Jl. Daan Mogot No. 77.

  • Cempaka Putih (Jakarta Pusat) — Jl. Cempaka Putih Raya No. A-01.

  • Keramat Raya (Jakarta Pusat) — No. 71.

  • Ancol (Jakarta Utara) — Jl. Pantai Indah No. 23.

  • Manggarai (Jakarta Selatan) — Jl. Minang Kabau No. 33.

  • Hasyim Ashari (Jakarta Pusat) — Jl. Hasyim Ashari No. 51.

  • Rest Area Tol Jagorawi (KM 10, Cibubur Square) — Cabang Simpang Raya di rest area tol.

Jawa Barat

  • Bogor – Ahmad Yani
    Alamat: Jl. A. Yani No. 11, Kota Bogor. Telepon: 0812-2221-2092.

  • Bandung – Kota Baru Parahyangan
    Alamat: Jl. Panyawangan Kav 3, Bale Pare, Padalarang, Bandung Barat. Telepon: 0852-8390-7773.

  • Bandung – Pasteur
    Alamat: Jl. Dr. Djunjunan No. 182, Sukagalih, Sukajadi, Bandung. Telepon: (022) 2005 5486.

Jawa Tengah

  • Semarang (Simpang Lima)
    Alamat: Jl. Ahmad Yani No. 165, Semarang. Telepon: (024) 8447 777 / (024) 8443 515.

  • Rest Area di Tol Semarang-Batang
    Terdapat cabang di beberapa titik KM (misalnya KM 391A, KM 389B, KM 379A, dan KM 360B).

Baca Juga:
Kesadaran Lingkungan Jadi Kunci Kelestarian Alam

Jawa Timur

  • Surabaya (MERR)
    Alamat: Jl. Ir. H. Soekarno 208 (MERR), Surabaya. Telepon: 0822 1000 1122.

Kalimantan

  • Balikpapan
    Alamat: Jl. MT Haryono No. 27, Balikpapan, Kalimantan Timur. Telepon: (0542) 734 085.

Keunikan & Nilai Tambah Tiap Cabang

  1. Jaringan Luas & Terjangkau
    Dengan banyak cabang di kota besar dan rest area tol, Simpang Raya mudah dijangkau oleh berbagai segmen pelanggan — baik penduduk lokal maupun pelancong.

  2. Warisan Kuliner Padang
    Setiap restoran berpegang pada resep tradisional Minang yang autentik. Dari rendang hingga ayam pop, rasa konsisten di banyak cabang menjadi salah satu kekuatan Simpang Raya.

  3. Strategi Lokasi Rest Area
    Cabang di rest area tol sangat strategis: menjadi titik istirahat favorit untuk orang yang sedang melakukan perjalanan darat. Kehadiran Simpang Raya di tempat-tempat tersebut memperkuat eksposur brand sekaligus memenuhi kebutuhan makan pengemudi dan penumpang.

  4. Model Bisnis yang Kuat
    Simpang Raya menawarkan model kemitraan yang menarik, dengan sistem bagi hasil. 
    Mereka juga menerapkan manajemen modern menggunakan sistem kasir berbasis cloud agar operasional lebih efisien dan terukur.

  5. Pertumbuhan Berdasarkan Nilai Lokal
    Meskipun telah menjadi jaringan besar, Simpang Raya tetap mempertahankan nilai lokal Minang: cita rasa kuliner, nilai-nilai syariah dalam manajemen, dan pelayanan yang mengedepankan keramahan khas Minang.

Pengalaman Kuliner di Setiap Cabang

Saat mengunjungi salah satu cabang Simpang Raya, pengunjung akan merasakan suasana hangat restoran Minang yang khas. Menu disajikan dengan penuh varian rempah dan sambal yang menggugah selera. Baik di cabang kota besar maupun di rest area tol, rasa dan kualitas makanan biasanya tetap terjaga — hal ini menjadi salah satu bukti konsistensi Simpang Raya sebagai jaringan restoran besar.

Baca Juga:
Menikmati Pesona Kediri, Kota Sejuta Kejutan Wisata yang Harus di Kunjungi

Beberapa cabang bahkan cukup legendaris, karena berada di lokasi strategis. Contohnya, cabang di Cibubur Square (KM 10 tol Jagorawi) menjadi tempat favorit para pelancong untuk berhenti dan makan. Di sisi lain, cabang di BSD City (Tangerang Selatan) melayani penduduk lokal dengan menu Padang klasik dan modern.

Dampak Budaya dan Ekonomi

Keberadaan banyak cabang Simpang Raya bukan hanya soal kuliner, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi.

  • Pelestarian Budaya Minang: Dengan menyajikan masakan khas Minang di berbagai wilayah, Simpang Raya membantu menyalurkan warisan kuliner Padang ke generasi muda dan lebih banyak orang.

  • Kesempatan Bisnis Lokal: Melalui kemitraan dan sistem bagi hasil, penduduk lokal bahkan pengusaha kecil bisa menjadi bagian dari jaringan Simpang Raya, membuka restoran mereka sendiri.

  • Pemberdayaan Tenaga Kerja: Ratusan pegawai bekerja di masing-masing cabang — dari dapur, pelayanan, hingga pengelolaan restoran — memberikan lapangan kerja lokal yang stabil.

Tips Mengunjungi Cabang Simpang Raya

  • Periksa Lokasi Terdekat: Karena cabang tersebar luas, cek dulu cabang mana yang paling dekat melalui situs resmi Simpang Raya atau Google Maps.

  • Coba Menu Andalan: Jangan lewatkan Ayam Pop, Rendang, dan Udang Lado — yang menjadi favorit di sebagian besar cabang.

  • Waktu Tepat: Bepergian lewat tol? Cabang di rest area bisa jadi pilihan ideal untuk makan dan istirahat.

  • Pesan Grup: Restoran dengan jaringan besar seperti Simpang Raya biasanya bisa mengakomodasi grup besar — cocok untuk makan bersama keluarga.

Kesimpulan

Simpang Raya adalah lebih dari sekadar restoran Padang — ini adalah identitas kuliner Minang yang dihadirkan di berbagai sudut Indonesia. Dengan lebih dari 50 cabang di kota besar, rest area tol, dan kawasan strategis lainnya, Simpang Raya menawarkan pengalaman makan Padang yang otentik, nyaman, dan mudah dijangkau.

Baca Juga:
DLH Melawi, Penggerak Utama Pelestarian Alam Lokal

Melalui model bisnis yang kokoh, nilai budaya Minang yang dijaga, dan kualitas menu yang konsisten, Simpang Raya terus memainkan peran penting dalam lanskap kuliner Indonesia. Bagi pecinta masakan Padang atau siapa pun yang penasaran mencicipi kuliner Minang di tengah perjalanan, Simpang Raya adalah pilihan yang sangat layak.